CORETAN TINTA MAHASISWA

  Oleh: Rofiq Alhariri[1] Coretan tinta adalah sebuah kegitan diskursus pergejolakan antara seni berfikir dan melihat realita dengan menuangkan ide

Baca Selengkapnya

MENULIS UNTUK SEBUAH PERUBAHAN

                       Oleh: M.  Suhil[1]          “Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Pernyataan itu adalah ungkapan salah satu tokoh sastrawan terbesar

Baca Selengkapnya

BENAHI PERADABAN DENGAN TULISAN

Oleh: Imam S Arifin[1] (K_one)   Membaca dan menulis merupakan komponen bersimbiosis. Ibarat kendaraan, butuh bahan bakar untuk bisa dijalankan.

Baca Selengkapnya

MENELANJANGI HURUF

  Oleh : Muhammad Nurul Hidayat (aLunk)[1] “Kebesaran seseorang yang terpandang sebab satu hal yaitu menulis” Seseorang tidak mungkin bisa

Baca Selengkapnya

KEPADA KAMU YANG KUNAMAI HUJAN

  Oleh : Siti Sulaikha[1]   Kepada kamu yang kunamai hujan Aku hanya bisa mengadu pada nyanyian Pandan yang mengguyur

Baca Selengkapnya

MAHASISWA KRITIS BUKAN KRITIK

  Oleh : Muhammad Lutfi[1] Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi, Universitas dan semacamnya. Jelas, semua yang belajar

Baca Selengkapnya

DARI MANA DATANGNYA DOSA, DARI MATA TURUN KE HATI

  Oleh : Musfiqur Rahman[1]   Dimana mata melihat Disana dosa menggeliat Siap menelan kita dalam jurang pekat Meski Adam

Baca Selengkapnya

DISTRUS PARA PENGUASA

  Oleh : Musfiqur Rahman[1] Aku hanya ingin bercerita saja Perihal keadilan yang berlalu lalang didepan mata Dan bersimpangan dalam

Baca Selengkapnya

PENA? GURUKU, GURUMU, GURU KITA

  Oleh : Rofiq Alhariri[1] Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, melihat bahkan menggunakan pena karena hampir setengah dari aktivitas

Baca Selengkapnya

MAHLUK PALING BURUK

  Oleh: Rofiq Alhariri[1] Dunia ini terus bergulir mengikuti spektrum pemikiran zaman yang terus melaju dari zaman ke zaman hingga

Baca Selengkapnya

KAU DAN AKU

  Oleh : Muhammad Haris Prayogi [1]   Kau dan aku Menaiki gunung,yang tinggi Memakai gaun pengantin Dengan arak-arakan Sorak-sorakan

Baca Selengkapnya

KESADARAN PALSU

  Muhammad Nurul Hidayat[1] Tidak ada yang lebih penting dalam kehidupan seseorang kecuali kesadaran pribadinya sendiri. Namun kesadaran masyarakat masa

Baca Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: