build your own binary options robot 60sek_binary_options_strategy زولو تريد الخيارات الثنائية fxpro vn alavancagem opções binárias

Kamerad Goblok, Mahasiswa Khilaf

Sering kali seseorang melihat keadaan di sekitarnya.  Misalnya di lingkungan rumahnya, kampus, sekolah, pondok dan lain-lain. Ditemukan kejanggalan aktivitas seorang mahasiswa yang menampakkan perbedaan dari mahasiswa pada umumnya. Hal ini mengakibatkan ia selalu berontak atau komentar kepada mahasiswa tersebut, karena tidak sesuai dengan moral yang ia lihat dari orang lain. Salah satu sebabnya selalu  dibandingkan dengan mahasiswa pada umumnya.

Ia menjustifikasi bahwasannya, mahasiswa yang ia lihat tadi tidak mengikuti aturan-aturan atau dianggap tidak baik perilakunya. Misalnya, ia sering melihat mahasiswa tersebut pergi waktu pagi dan pulangnya sampai malam suntuk, bisa juga dikatakan setiap hari selalu melakukan tingkah-tingkah yang sangat aneh dan dicap buruk. Sehingga, menjadikan ia terlihat dikucilkan dari lingkungan rumahnya, pondoknya, ataupun kampusnya.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukannya, selalu menjadikan orang yang melihat tadi berfikir negatif kepadanya. Orang yang melihatnya tadi berfikir bahwa, seorang mahasiswa itu mungkin gendak.an dengan pacarnya, touring, jarang sholat, jalan-jalan yang tidak ada manfaatnya dan lain sebagainya. Perilaku yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut, sudah tidak wajar menurut seseorang tadi, karena si mahasiswa melakukan aktifitas yang sudah menyeleweng. Maka si mahasiswa ini, perbuatannya seperti mahasiswa yang tidak memiliki perilaku terpuji(amoral).

Mahasiswa artinya seseorang yang sedang melakukan pendidikan di kampus, sedangkan Helab adalah sikap atau perilaku yang berbeda dan tidak bisa ditangkap dengan akal jika dibandingkan seseorang pada umumnya. Jadi, orang yang melihat tadi mengira bahwa, si mahasiswa itu, yang sering keluar dan pulang malam, jarang di rumah atau di pondok, kosan dan  kontrakan, sudah melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar syari’at dan Undang-Undang, karena perilakunya yang tidak terpuji itu.

Padahal, jika kamerad (seseorang yang mengamati) si mahasiswa tadi, tahu aktifitas sebenarnya yang dilakukan olehnya (mahasiswa), mungkin ia akan menarik pemikiran dan ucapannya tadi. Ia mungkin akan selalu memuji dan menyemangati aktifitas si mahasiswa tersebut agar selalu semangat dalam menjalankan aktifitasnya. Akan tetapi, karena pikirannya yang dangkal dan tidak mau mengamati secara universal, jadi orang tadi salah dan jangan dipercaya. Bilang saja, Kamerad goblok.

Si mahasiswa tersebut sering keluar malam, jarang di rumah, di pondok, dan sebagainya itu, bukan melakukan perbuatan yang jelek, tetapi ia mengikuti kegiatan-kegiatan di luar jam perkuliahan di kampus. Seperti, ikut organisasi intra dan ekstra kampus, ikut kajian, diskusi dan semacamnya. Meskipun tidak semua mahasiswa yang seperti itu, melainkan mayoritas kebanyakan mahasiswa gendak.an daripada yang ikut organisasi secara benar.

Jadi, janganlah menjadi seseorang yang selalu mengomentari atau mengkritik perilaku orang lain sebelum mengetahui kepastiannya, agar kritikan tadi tidak menyakiti orang yang dikritik. Gunakanlah pengetahuan secara sempurna dan jangan setengah-setengah jika ingin mengamati suatu objek yang ingin dikaji. Jika tidak tahu kepastiannya, maka sebaiknya diam dan tidur nyenyak saja.

Albadi merupakan salah satu kader Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari Korps GILA (2018) jurusan PAI

%d blogger menyukai ini: