KESADARAN KOLEKTIF

 

Muhammad Nurul Hidayat[1]

Berbicara kesadaran seseorang memang banyak sekali metode-metode yang bisa di tempuhnya, karena kesadaran itu ialah bentuk keterbukaan seseorang dalam hatinya atas apa yang ia rasakan atau yang ia fikirkan, baik itu menimpa dirinya maupun pihak lain.

Terdapat seorang tokoh yang bernama Emile Durkheim. Ia adalah seorang tokoh sosiolog yang memang objek kajiannya perihal ilmu sosial. Ia mengatakan bahwa kesadaran adalah kekuatan moral yang mengikat individu pada suatu masyarakat. Jadi pandangannya mengenai bentuk kesadaran seseorang itu dikarenakan keterikatan seorang manusia dengan adat istiadat maupun norma-norma tertentu dalam sekelompok kaum. Analogi sederhananya seperti kebiasaan seseorang kentut. Semisal si A yang berasal dari Kabupaten Sarang, Jawa tengah. Kebiasaannya dengan teman sebayanya atau di lingkungan rumahnya sudah terbiasa kentut sembarangan karena norma yang berlaku di tempat biasa ia bermain ataupun berkumpul berpandangan bahwa kentut adalah hal yang lumrah dan tidak termasuk sebuah aib. Namun ketika si A berkunjung ke rumah temannya si B yang berada di Kabupaten Bondowoso, Jawa timur. Maka si A harus menyadari adat istiadat atau norma yang berlaku di tempat yang ia singgahi, yaitu kebiasaan kentutnya. Norma yang berlaku di rumah si B ialah kentut itu aib dan orang yang sembarangan kentut berarti ia sudah berbuat hal yang jorok atau tidak senonoh. Dan si A pun harus menyesuaikan diri dengan situasi yang tidak biasa ia lakukan selama ia tinggal di rumah sendiri. Artinya apa? Kesadaran dalam diri seseorang itu akan muncul dikarenakan keterikatan pribadinya dengan norma yang diberlakukan dalam sekelompok orang atau lingkungan tertentu.

Melalui karyanya The Division of Labor in Society (1893). Durkheim mengambil pendekatan kolektivis (solidaritas) mengenai masyarakat. Solidaritas itu berbentuk nilai-nilai, adat-istiadat, dan kepercayaan yang dianut bersama dalam ikatan kolektif. Kebersamaan yang dimaksud tidak harus selalu kumpul bersama atau melakukan sesuatu secara bersamaan, melainkan kebersamaan yang dimaksud ialah paradigma berfikir yang disepakati dan dijadikan sumber nilai hukum atau norma dalam sebuah ikatan kemasyarakatan.

Jadi yang bisa diambil benang merahnya dari pemahaman Durkheim ialah solidaritas dari sebuah ikatan tertentu bisa menjadi salah satu faktor munculnya kesadaran dalam individu seseorang yang telah terikat dengan perkumpulan tersebut untuk menjalani apa yang akan ataupun apa yang sedang dijalaninya.

[1] Mohammad Nurul Hidayat /Alung Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016) Jurusan PAI

58 tanggapan untuk “KESADARAN KOLEKTIF

  • Desember 31, 2018 pada 1:30 pm
    Permalink

    Say, you got a nice blog post.Thanks Again.

  • Januari 2, 2019 pada 2:03 am
    Permalink

    A big thank you for your blog article.Thanks Again. Want more.

  • Januari 2, 2019 pada 10:36 am
    Permalink

    I appreciate you sharing this blog article. Much obliged.

  • Januari 3, 2019 pada 2:36 am
    Permalink

    I appreciate you sharing this blog article. Much obliged.

  • Januari 3, 2019 pada 10:29 am
    Permalink

    Say, you got a nice blog post.Thanks Again.

  • Januari 3, 2019 pada 10:21 pm
    Permalink

    Thank you for your blog article.Really looking forward to read more. Will read on…

  • Januari 5, 2019 pada 6:12 am
    Permalink

    What’s up to every body, it’s my first go to seee of thiswebsite; this webpage consists of amazing and truly exfellent information in support offreaders.

  • Januari 5, 2019 pada 6:14 am
    Permalink

    Very good written article. It will be useful to anybody who usess it, including yours truly :). Keep doing what you are doing – looking forward to more posts.

  • Januari 5, 2019 pada 6:24 am
    Permalink

    Good day! This post could not be written any better!Reading this post reminds me of my old room mate! He always kept talking about this.I will forward this write-up to him. Pretty sure he will havea good read. Thanks for sharing!

  • Januari 5, 2019 pada 7:06 am
    Permalink

    A big thank you for your blog article.Thanks Again. Want more.

  • Januari 5, 2019 pada 7:35 pm
    Permalink

    F*ckin’ remarkable issues here. I am very happy to peer your article. Thank you so much and i’m looking forward sex touch you. Will you please drop me a e-mail?

  • Januari 5, 2019 pada 7:38 pm
    Permalink

    Hey there! I’ve been reading your weblog for some time now and finally got the courage to go ahead and give you a shout out from Atascocita Texas! Just wanted to tell you keep up the good job!

  • Januari 5, 2019 pada 7:49 pm
    Permalink

    I was suggested this blog by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You’re wonderful! Thanks!

  • Januari 5, 2019 pada 7:52 pm
    Permalink

    Short bursts? Do you fail to recognize the glory and passion of a monolouge?

  • Januari 5, 2019 pada 10:40 pm
    Permalink

    PrettyAttractive section of content. I just stumbled upon your blogweblogwebsiteweb sitesite and in accession capital to assert that I acquireget in factactually enjoyed account your blog posts. Any wayAnyway I’llI will be subscribing to your augmentfeeds and even I achievement you access consistently rapidlyfastquickly.

  • Januari 6, 2019 pada 1:04 am
    Permalink

    I cannot thank you enough for the blog post.Really looking forward to read more. Awesome.

  • Januari 6, 2019 pada 6:34 am
    Permalink

    Good post. I learn something totally new and challenging on sites I stumbleupon everyday.It will always be interesting to read content from other authors and usesomething from other websites.

  • Januari 6, 2019 pada 10:00 am
    Permalink

    Thank youThanks for the auspiciousgood writeup. It if truth be toldin factactuallyin realityin truth used to bewaswas once a entertainmentamusementleisureenjoyment account it. GlanceLook complexcomplicatedadvanced to farmore broughtintroducedaddeddelivered agreeable from you! By the wayHowever, how cancould we keep in touchkeep up a correspondencecommunicatebe in contact?

  • Januari 7, 2019 pada 1:40 pm
    Permalink

    I cannot thank you enough for the post.Really looking forward to read more. Cool.

  • Januari 7, 2019 pada 3:34 pm
    Permalink

    To improve height quickly, don’t forget to follow and implement methods to increase the height of the Caolonkhoemanh blog!

  • Januari 7, 2019 pada 11:18 pm
    Permalink

    I cannot thank you enough for the post.Really looking forward to read more. Cool.

  • Januari 8, 2019 pada 6:09 pm
    Permalink

    I appreciate you sharing this blog article. Much obliged.

  • Januari 9, 2019 pada 1:47 am
    Permalink

    I cannot thank you enough for the blog post.Really looking forward to read more. Awesome.

  • Januari 9, 2019 pada 11:38 pm
    Permalink

    Fantastic blog article.Really looking forward to read more. Really Cool.

  • Januari 10, 2019 pada 4:17 am
    Permalink

    I appreciate you sharing this blog article. Much obliged.

  • Januari 11, 2019 pada 2:17 am
    Permalink

    Thank you for your blog article.Really looking forward to read more. Will read on…

  • Januari 11, 2019 pada 7:20 am
    Permalink

    When you look for an apartment for sale in Fethiye, you will be bowled over by the choice and quality. There are so many to choose from, both in areas mainly populated by locals and in areas where the properties are more likely to be holiday rentals. When you imagined an apartment for sale in Fethiye, did your mind’s eye see a lovely shared garden and swimming pool or did you imagine yourself living among local people, chatting on the balcony with your neighbour with a glass of tea? Whatever your desired scenario for life, you can achieve it for a very reasonable price in Fethiye. They say in Turkey that you don’t buy a property, you buy a neighbour. So, bear that in mind and happy house hunting.

  • Januari 11, 2019 pada 11:30 am
    Permalink

    Say, you got a nice blog post.Thanks Again.

  • Januari 11, 2019 pada 1:34 pm
    Permalink

    I cannot thank you enough for the post.Really looking forward to read more. Cool.

  • Januari 12, 2019 pada 3:10 am
    Permalink

    Gracias por la información. Siempre podras encontrar las mejores hipotecas baratas en nuestro comparador de hipotecas.

  • Januari 13, 2019 pada 4:47 pm
    Permalink

    I cannot thank you enough for the blog post.Really looking forward to read more. Awesome.

  • Januari 13, 2019 pada 8:20 pm
    Permalink

    I have witnessed that rates for online degree experts tend to be an incredible value. For example a full Bachelor’s Degree in Communication from The University of Phoenix Online consists of 60 credits with $515/credit or $30,900. Also American Intercontinental University Online gives a Bachelors of Business Administration with a whole study course requirement of 180 units and a tariff of $30,560. Online studying has made getting the education far less difficult because you can easily earn your current degree from the comfort of your home and when you finish from work. Thanks for all other tips I have certainly learned through the web site.

  • Januari 15, 2019 pada 7:57 am
    Permalink

    I appreciate you sharing this blog article. Much obliged.

  • Januari 15, 2019 pada 7:00 pm
    Permalink

    Thank you for your blog article.Really looking forward to read more. Will read on…

  • Januari 16, 2019 pada 2:35 pm
    Permalink

    I was wondering if you ever thought of changing the layout of your website? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or two images. Maybe you could space it out better?

  • Januari 16, 2019 pada 9:00 pm
    Permalink

    I cannot thank you enough for the post.Really looking forward to read more. Cool.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: