MAHLUK PALING BURUK

 

Oleh: Rofiq Alhariri[1]

Dunia ini terus bergulir mengikuti spektrum pemikiran zaman yang terus melaju dari zaman ke zaman hingga zaman modern bumi ini mengalami percepatan evolusi sampai bumi ini menunjukkan eksistensinya sebagai alam yg melahirkan berbagai ragam mahluk, spt tumbuhan, hewan sampai mahluk berpikir yaitu manusia.

Berbincang bincang seputar mahluk tentu bnyak hal yang kita tahu ada mahluk yang menurut persepsi kita buruk, indah, buas, bahkan jinak dsb.mahluk adalah ciptaan tuhan yang mempunyai visi dan misi sendiri2 , pernahkah kita mendengar mahluk paling buruk??tentu pernah menurut persepsi kita mahluk paling buruk adalah mahluk yang kotor, najis dan menjijikan, meski seburuk- buruk mahluk tetap mereka adalah ciptaan tuhan yang patut kita lestarikan dan syukuri, kita sebagai mahluk yang berfikir justru salah dalam bertindak padahal kita punya akal yang membedakan kita dengan hewan , meski kita mahluk yang sempurna dibanding lainnya kita masih salah persepsi dalam mengapresiasi  apa yang kita lihat semisal kita berasumsi tentang mahluk yang paling buruk itu najis, kotor dsb, mahluk yang paling indah menurut persepsi kita adalah mahluk yang cantik , sempurna tidak menjijikkan ternyata apa yang menjadi asumsi kita salah bahkan sebaliknya, lantas siapa mahluk yang paling buruk itu? Hewan ataukah manusia??

Pernah suatu ketika ada seorang kiai yang menyuruh anaknya untuk mencari mahluk yang paling buruk tatkala seorang anak tidak mendapatkan mahluk paling buruk itu ia dilarang pulang, dengan sikap semangatnya itu sianak pergi mencari mahluk paling buruk disuatu perjalan ia melihat seorang pelacur lalu ia mendekatinya lalu ia berfikir pelacur itu bukan mahluk paling buruk dia bisa saja tobat kepada tuhan dan menjadi orang yang baik akhirnya sianak tadi meninggalkan pelacur itu lalu melanjutkan perjalanannya di tengah perjalan ia mnemukan seekor anjing lalu ia mendekati dan menyeret sianjing itu untuk dibawa pulang hampir mendekati pintu rumahnya sianak berfikir apakah anjing yang najis dan menjijikan ini  mahluk yang paling buruk? Tidak! ! Meski anjing yang menjijikan ini tetap ia mahluk tuhan yang tak mempunyai dosa sedikitpun, lalu sianak tadi melepas anjing itu langsung menemui ayahnya, seraya sikiai  itu bertanya pada anaknya:mana mahluk yang paling buruk itu mengapa kau tidak membawanya apakah kau tidak menemukannya?? Sianak menjawab; saya mahluk yang paling buruk itu. Si kiai itu terkejut apa maksud dibalik ucapanmu itu anakku?? Sianak: saya mahluk yang paling buruk karena saya tidak tahu diri saya sendiri , sedangkan menilai diri orang lain itu mudah.

Memang sejatinya mahluk yang paling buruk adalah kita sendiri, kita mudah sekali menilai, mencemooh orang lain seolah-olah mereka tidak benar , selalu salah bahkan buruk tapi mereka tidak melihat dirinya sendiri seperti apa, apakah lebih baik dari orang lain atau sebaliknya mungkin diri kita banyak salah dan dosa ketimbang orang lain, lebih baik nilai diri kita sendiri apakah sudah sempurna tidak lepas dari kesalahan sebelum menilai orang lain.

 

 

[1] Rofiq Alhariri Merupakan Salah satu Kader PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016). Prodi PBI . Saat ini sahabat Rofiq bergelut diranah Keilmuan (Intelektual Muda)

81 tanggapan untuk “MAHLUK PALING BURUK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: