MAKANYA, PD DONK !

 

Oleh: Imam S Arifin[1]

Sebuah keinginan jika didukung dengan kemauan untuk melakukan akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Banyak orang yang enggan berusaha untuk melakukan sesuatu yang mengarah pada apa yang diinginkan, dengan berbagai alasan yang kadang kala tidak dapat diterima oleh akal pikiran. Almisal, dengan ungkapan: maaf saya tidak bisa, tanpa disengaja ungkapan itu yang melemahkan dirinya, kalah sebelum bertanding. Ah! Payah. Bahkan itu juga sebagai penyebab hilangnya kepercayaan diri. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang katanya paling sempurna selayaknya pantang berusaha, hasilnya apa kata nanti, lihat dulu seberapa besar usahanya.

 

Kekuatan berpikir otak lebih besar kapasitasnya dari hal-hal lain di dunia ini. Jika dibandingkan, kinerja otak 80% lebih ekstra dan berpengaruh dari organ tubuh yang lain. Namun alhasil, banyak yang enggan berusaha untuk mengembangkan dan mengasah kemampuan berfikir otaknya, sehingga kekuatan otak yang demikian dahsyat akan terabaikan. Perlu disadari, setiap diri seseorang memiliki kemampuan masing-masing, tugas kita tinggal mengasah, bukan hanya selalu berkeluh-kesah. Perlu diingat kembali, betapa dahsyatnya kemampuan berpikir otak kita, betapa besar perubahan yang akan dicapai jika kita mampu mengenadalikan kemampuan berpikirnya. Maka jangan heran, jika bisa memanfaatkannya, beberapa tahun ke depan kita harus bersiap kita sudah melihat perubahan yang demikian dahsyat, apalagi jika tragedi Ashabul Kahfi terjadi kembali sekarang, sulit dibayangkan bagimana perubahannya ketika terbangun. Maka, modal utama untuk mengasah itu adalah percaya diri.

 

Sukses akan digapai dengan mudah jika kepercayaan diri benar-benar tumbuh dari hati. Kepercayaan diri timbul dengan adanya kesadaran untuk berfikir, berusaha, dan bekerja keras. Pikira negatif akan ketidakmampuan dirinya seakan menjadi penyakit keronis. Hingga efek yang timbul ia akan kalah sebelum wasit meniup pluit tanda pertandingan dimulai, gampang menyerah. Jika sudah sedemikian maka maha sulit disembuhkan sudah. Jadi selalu berpikirlah positif, yakinlah bahwa Allah bersama prasangka hamba-Nya. Sangat penting untuk memikirkan sesuatu yang positif  dengan menganalisa secara seksama sesuatu yang akan dan atau sedang dikerjakan. Hal-hal yang positif harus diakarkan untuk mencapai citra akan keberhasilan, cita-cita keharmonisan hidup.

 

Menjadi peribadi yang positif dan percaya diri memang tidak mudah. Paradigma tersebut butuh pembiasaan, hingga jika sudah terbiasa maka akan reflek, kebiasaan berpikir positif sangat mendukung akan tingginya rasa percaya diri. Sering memang kita merasa terpaksa yang akhirnya tidak bisa. Namun lazimnya ketika kita dipaksa, lalu terpaksa melakukan, yang kemudian akan bisa karena terbiasa melakukan. Karena memang terkadang sesuatu yang baik butuh paksaan untuk membiasakannya. Sehingga kita akan bisa dengan mudah melakukan karena sudah terbiasa melakukannya, meki awalnya berupa paksaan. Utamanya dalam proses pendewasaan diri, bagaimana kita dutuntut untuk bisa dan terbiasa melakukan hal-hal positif dan percaya diri. Gunakan kecerdasan otak kita dengan baik dan seksama, maka pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang menakjubkan. Penampilan kadang kala juga berpengnaruh terhadap kepercayaan diri kita. Terkadang, hanya karena ingin labih percaya diri, kita cenderung berlebih-lebih dalam memanjakan tubuh untuk bisa tampil lebih luar biasa menarik. Namun akan lebih bijak jika tampil percaya diri dengan ala kadarnya. Makanya, PD donk !

[1] Imam S Arifin / K_one Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016)

31 tanggapan untuk “MAKANYA, PD DONK !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: