MANISNYA PROSES

Oleh : M. Suhil[1]

Didalam kehidupan didunia ini,  setiap individu manusia pasti mempunyai cita-cita,  keinginan,  ataupun tujuan dengan harapan mereka bisa mewujudkan semua itu .  Tetapi, bagaimana mereka bisa menciptakan apa yang mereka harapkan menjadi sebuah kenyataan. Mereka tidak hanya bisa diam saja untuk menggapainya,  tapi mereka harus bertindak,  itulah yang dinamakan proses, sesuatu tuntutan kegiatan atau tindakan untuk mewujudkan tujuan yang telah mereka tentukan sebelumny melalui tahapan – tahapan.  Soewarno Handayaningrat dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen” mengatakan bahwa Proses adalah sesuatu tuntutan perubahan dari suatu peristiwa perkembangan sesuatu yang dilakukan secara terus-menerus. (Aoewarno, 1981: 2).

Ketika kita menanyakan cita-cita ataupun keinginan kepada anak-anak disekitar kita,  ada yang mengatakan ” aku ingin menjadi seorang guru”,  ada juga yang mengatakan ” aku ingin menjadi seorang penulis”, mereka mempunyai warna –  warni keinginan atau cita – cita yang indah dimasa depannya. Tapi, perbedaan itu bisa mereka wujudkan dengan hal yang sama,  yaitu dengan sebuah proses. Bagaimana realitas yang terjadi dalam kehidupan ini,  apakah anak – anak yang mempunyai impian sudah melakukan rangkaian tindakan yang sistematis untuk mencapai keinginannya. Pada kenyataannya,  mereka hanya mempunyai sebuah impian tanpa  tindakan. Maka sangat mustahil bagi mereka untuk mewujudkan semua itu.

Ketika kita melihat alur kehidupan sehari – hari, terutama kehidupan seorang pelajar yang mana pastinya mempunyai cita-cita dan keinginan yang tinggi, baik siswa ataupun Mahasiswa, sebagian dari mereka masih bermalas-malasan untuk mencari ilmu, menambah wawasan, ataupun meningkatkan intelektualnya. Sepertinya halnya mereka malas untuk belajar, ataupun seorang pelajar yang ingin menjadi seorang penulis yang dikenal oleh dunia bermalas-malasan untuk membaca buku dan mencoba menulis coretan – coretan,  seperti karangan cerpen, puisi, opini,  ataupun lain sebagainya . Mereka kurang menyadari akan pentingnya proses untuk meraih sebuah tujuan. Padahal proses itulah yang akan menjadi tangga bagi mereka untuk mengantarkan pada sebuah kesuksesan. Ada juga seseorang yang sudah berusaha untuk mewujudkan impiannya malah berputus asa ditengah jalan, mereka tidak sabar karena impiannya yang nggak tercapai – capai. Padahal,  satu langkah lagi mereka akan menggenggam sebuah kesuksesan.

Sebagai seorang pemimpi, kita harus menyadari bahwasanya tidak ada yang gratis di dunia ini, kita butuh yang namanya usaha atau proses untuk mencapai cita-cita dan keinginan yang telah kita tentukan sebelumnya. Serta penuh kesabaran didalam proses untuk menggapai cita-cita kita ,  karena pastinya cobaan dan rintangan sudah menunggu didepan sana,  sampai manakah kesabaran dan usaha kita  melalui cobaan dan rintangan tersebut. Pastinya,  sebagai Sang Pemimpi Sejati, kita tidak akan menyerah begitu saja,  sebelum kesuksesan itu berada di genggaman kita. Mungkin satu hal yang dapat menjadi kata motivasi bagi kita ” Stop to Dream,  Start to Act “.

Renungan

Rabu,  02, 08, 2017

 

[1] M. Suhil Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016) Jurusan Tadris Bahasa Inggris. Saat ini Suhil berkecipung di Keilmuan (Intelektual Muda)

Satu tanggapan untuk “MANISNYA PROSES

  • September 3, 2017 pada 11:05 am
    Permalink

    I enjoy, cause I discovered exactly what I was having a look for.
    You have ended my four day lengthy hunt! God Bless you man. Have a great day.
    Bye

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: