MELAHIRKAN TUNAS BARU PECINTA DAN PEGIAT KESENIAN

 

JEMBER (Minggu, 05 N0vember 2017), Demi melahirkan tunas baru pecinta dan pegiat kesenian, Gerakan Seni Kader (GESEK) sebagai Lembaga Semi Otonom (LSO) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Komisariat IAIN Jember, mengadakan DIKLAT PONCO WOLU, dengan Tema “Satoe Luka, Obati Bersama. Satoe Karya, Berbagi Sesama”.

Pemaparan dari Sahabati Rifa yang akrab dengan panggilan lapang POSANG (Ketua Panitia) “Kegiatan DIKLAT PONCO WOLU ini, di laksanakan pada hari Jum’at-Minggu, 03-05 November 2017, di Kebun Sentool Dusun Glengseran Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Dengan total pesrta fix 4 Sahabat/i, yang telah melalui proses administrasi yang panjang. Sebenarnya total peserta yang mendaftar 18 Sahabat/i. Setelah melalui proses administrasi, mulai pendaftaran, kemudian Stresing dan Screaning Peserta (-1 hari sebelum pemberangkatan kelokasi Diklat), akhirnya 4 sahabat/I yang betul-betul siap mengikuti diklat”.

Sahabat Abdul Adim (Mas Karbet) Ketua Umum Gesek 2016/2017 menambahkan “ Proses pendaftaran, Stresing dan Screaning memang betul-betul di optimalkan. Ada kemarin, salah satu pendaftar ketika diwawancarai terkait masalah persyaratan pendaftaran, masih belum mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Kita arahkan terlebihdahulu untuk mengikuti jenjang Formal awal proses di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bagi peserta yang mau mengikuti Diklat Gesek. Terlebih-lebih dalam proses Stresing dan Screaning, peserta memang betu-betul ditanyakan kesiapannya. Kita tidak mau peserta hanya siap untuk mengikutu Diklat saja, akan tetapi siap berproses di Gesek seterusnya. Banyak strategi yang kami lakukan untuk mengukur kesungguhan para pendaftar diklat. Salah satunya dengan mengundur-ngundur informasi tanggal diklat Gesek pada mereka, yang sebenarnya telah fix pada hari Jum’at-Minggu, 03-05 November 2017. Para pendaftar yang telah kami kasih informasi sampai 3 x Diklat di undur akan merasakan kekecewaan dan jengkel yang akhirnya akan mundur mengikuti diklat. Karena Bagi kami, menjadi seorang seniman itu tidak mudah dan perlu perjuangan dan kesabaran. jika para pendaftar betul-betul dan sungguh-sungguh mau menjadi keluarga Besar Gesek, maka mereka akan tetap semangat meskipun kecewa, jenuh dan jengkel menunggu hal yang tidak pasti.

Penyampaian Sahabat Nawa Syaihu/Kolek (Ketua Umum Gesek 2017/2018) “ Tujuan DIKLAT PONCO WOLU  tidak lepas dari tema yang kami usung saat ini “Satoe Luka, Obati Bersama. Satoe Karya, Berbagi Sesama”. sebagai tahapan awal bagi para calon dulur-dulur menjadi keluarga besar GESEK. Dengan harapan mampu belajar, mengenali jati dirinya, mandiri dalam kehidupannya, peka dan tanggap dalam bersosial kepada masyarakat terlebih kepada keluarga GESEK sendiri, mampun menjadi kader yang produktif dalam kesenian, segala bidang ilmu sdan melahirka karya yang mampu dinikmati bersama serta mampu memahami materi-materi dan pengaplikasiannya. Beberapa materi yang harus mereka pelajari dalam kegiatan Diklat ini, yaitu : Materi Naskah, Materi Keaktoran, Materi Musik, Materi Make Up, Penyutradaraan, Manajaman Produksi, Materi Artistik dan materi Perkaryaan”. Proses Pembaiatan sudah terlaksana tadi pagi, pukul 04.30.00 WIB di tengah-tengah sungai. Proses pembaiatan dikemas, Peserta tepat berada di tengah aliran air sugai dengan menghadap ke Bendera Gerakan Seni Kader dengan dikelilingi dulur-dulur gesek. Satu persatu dari peserta dipanggil untuk mencium bendera kemudian sambil di Baiat, yang sebelumnya diperintahkan untuk mengambil wudu’ terlebih dahulu agar sekecil dosa dan kesalahan yang diperbuat dapat disucikan dan dapat terampuni oleh Sang Maha Agung. Bukan Hanya itu pula harapan terbesar dengan proses pembaiatan yang dilakukan di air sugai yang mengalir, dulur-dulur PONCO WOLU mampu menjadi sosok kader seperti Air, dapat menyatu dengan alam sekitar secara alamiyah dan menjadi kebutuhan sentral yang bermanfaat bagi sekitarnya”.

Sahabat Muhammad Lutfi Habibi Az (Ketua Umum PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 2017/2018) saat diwawancarai menyampaikan, “Kami sangat bangga dan mengapresiasi para pengurus dan alumni Gerakan Seni Kader sebabagai Lembaga Semi Otonom (LSO) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Komisariat IAIN Jember, yang selalu ada dan tetap memikirkan dan membantu kami (pengurus) dalam melahirkan seniman-seniman muda yang dapat melahirkan sebuah karya yang dapat dinikmati bersama. Selamat dan sukses selalu buat GESEK “Suci Visimu, Bening Misimu, Bentangkan Sayab Gesek Maju” (sekilas Mars Gesek yang dinyanyikan saat diwawancarai)”.

 

Sekali bendera dikibarkan

Pantang untuk diturunkan

Hentikan ratapan dan tangisan

Mundur satu langkah adalah bentuk penghianatan

 

 

Warta              : IS. Pandai

Editor              : Imam S Arifin dan Irfans Supandi (Metra Post)

Penerbit          : Metra Post 2017 (Metra Post merupakan salah satu Lembaga Semi Otonom Rayo Fakultas Tarbiyah dan                                  Ilmu Keguruan yang bergerak di bidang jurnalistik).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: