PERTIKAIAN KEHARUSAN DAN KEINGINAN

Oleh : Nurul Hidayat[1]

 

Kebingungan adalah hal yang paling signifikan dalam pribadi seseorang. Sebab ia akan mendapatkan sebuah kepastian ketika merasa  bingung dalam sebuah problema yang pada akhirnya mencari titik kepastian dengan cara membandingkan antara dua hal dan kemudian menarik kesimpulan dari dua hal tersebut.

Berbicara keinginan pastinya setiap orang memiliki hal yang ingin dia lakukan untuk memenuhi kesenangan dalam dirinya. Baik itu kesenangan duniawi maupun kesenangan akhirat. Inginnya seseorang melakukan sesuatu hanya untuk melampiaskan apa yang ada dalam benak mereka. Semisal seseorang ingin pergi ke pantai bisa jadi untuk refresing atau bisa jadi untuk mengisi liburan ataupun hal yang lainnya.

Namun ketika seseorang sudah atau akan terikat dengan suatu hal yang di haruskan pada dirinya. Maka keinginanpun harus ia tinggalkan untuk menjalani sebuah kewajiban yang harus ia selesaikan. Terkadang ada sebagian orang yang masih saja mengedepankan keinginan di sela-sela keharusannya. Semisal ketika seseorang diharuskan untuk membantu orang tua ketika orang tua kita meminta sebuah pertolongan, sedangkan kita ingin menonton televisi atu bermain game. Maka kita harus tinggalkan keinginan kita tersebut. Karena yang perlu kita garis bawahi ialah keharusan yang harus kita prioritaskan dikarenakan itu adalah sebuah amanah.

Ketika objeknya ialah amanah maka larinya pada tuntutan seseorang untuk tetap dan mau ataupun tidak mau ia harus menerimanya atau menjalaninya. Amanah memang merupakan hal yang sangat mudah di ucapkan atau di pikirkan. Namun implementasi dari sebuah amanah itulah yang penuh dengan ujian, baik berupa kesabaran, ketabahan, keihlasan dan hal-hal yang merujuk pada kekuatan spiritualitas seseorang. Bahkan ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa tidak sempurna keimanan seseorang yang melalaikan suatu amanah yang harus ia emban.

Maka dari itu, derajat antara keinginan dan keharusan tentunya lebih urgen keharusan yang pastinya tidak boleh ia lalaikan. Namun yang terjadi di lapangan, masih ada beberapa kalangan di lingkungan kita yang masih saja terhasut oleh adanya keinginan individunya masing-masing. Hal itulah yang perlu kita benahi dimulai dari diri kita sendiri.

 

[1] Mohammad Nurul Hidayat /Alung Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016) Jurusan PAI

Satu tanggapan untuk “PERTIKAIAN KEHARUSAN DAN KEINGINAN

  • November 4, 2017 pada 9:15 pm
    Permalink

    88765 402458Following study quite a few the websites along with your web site now, and that i genuinely appreciate your method of blogging. I bookmarked it to my bookmark web site list and are checking back soon. Pls have a look at my web page likewise and let me know in case you agree. 595924

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: