REMAJA  ANDROID

Oleh : Oleh : Nurul Hidayat[1]

Semakin majunya dunia teknologi, maka kemanjaan untuk menjelajah dalam dunia buku semakin mengurang. Kesadaran remaja masa kini lebih cenderung melarikan kebutuhannya pada kecanggihan android dalam mengakses informasi apapun, dimanapun dan kapanpun. Jika pemuda  jaman dahulu disaat membutuhkan sebuah informasi langsung terjun pada tempatnya atau mencarinya dalam sebuah buku, berbeda dengan pemuda masa kini yang cenderung memanfaatkan dunia internet dalam memenuhi kebutuhannya baik dalam segi pendidikan maupun yang lainnya.

Kecanggihan internet memang tidak ada salahnya disaat kita menggunakannya. Namun ketika kita menjadikan dunia internet sebagai kebutuhan pokok maka kita sendiri yang akan di rugikan. Karena internet memberikan semua yang kita butuhkan secara instan. Baiknya ialah kita mendapatkan apa yang kita butuhkan secara cepat dan buruknya ialah kita tidak dapat mengetahui arti dalam sebuah proses.

Canggihnya dunia informatika sudah menjadi candu di kalangan pemuda masa kini. Bahkan kewajiban untuk memenuhi tugas pendidikan bisa dengan mudah di manipulasi dengan berbagai cara. Disaat itulah kesadaran kita dalam membaca buku akan terkikiskan oleh candu internet dalam hal kebutuhan pendidikannya.

Sudah sering ditemukan pelajar maupun mahasiswa dalam memenuhi tugasnya dari guru maupun dosen, mereka hanya menggunakan google sebagai satu-satunya jalan menyelesaikan apa yang harus mereka selesaikan. Padahal sang guru dan sang dosen memerintahkan untuk mencari referensi dalam sebuah buku ataupun jurnal dan disaat kita secara serta merta langsung mengutip bahkan mengcopy paste dari internet, kata khianat telah bersanding dan melekat pada diri kita sendiri tanpa di sadari diatas nalar akal sehat kita.

Ketika kata khianat telah menyatu pada diri kita, maka tidak sempurnalah iman kita selaku seorang muslim seiringan dengan sebuah hadits yang artinya “Tidak sempurna iman seseorang bagi orang yang tidak amanah”. Kesinambungan seseorang yang amanah dalam segala hal utamanya kepercayaan, maka tidak mungkin orang tersebut akan berkhianat.

Alangkah baiknya kita selaku pemuda yang akan menjadi generasi penerus masa depan, yang akan memimpin umat dimasa yang akan datang dan yang akan menjadi suri tauladan bagi generasi muda dimasa kita memimpin, maka janganlah menjadikan kecanggihan dunia internet sebagai satu-satunya jalan untuk memenuhi segala kebutuhan kita utamanya dalam memenuhi kewajiban yang harus kita jalani seperti apa yang terpaparkan diatas.

Membaca secara inten adalah cara yang baik dalam membenahi kecanduan kita pada hal-hal yang berbau instan. Perlahan kita benahi bersama kekurangan yang kita miliki, karena kekurangan seseorang bukan untuk dijatuhkan melainkan untuk kita sempurnakan agar sama-sama mendapat dan memberikan sebuah kemanfaatan baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

 

 

[1] Mohammad Nurul Hidayat /Alung Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp MAHABBAH (2016) Jurusan PAI

361 tanggapan untuk “REMAJA  ANDROID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: