Tunggu Aku Pulang

Gema nyanyian pergerakan terus terngiang
Senyum indah para penghuninya juga cukup mengesankan
Gelak tawa yang selalu terbesit ditelingaku
Semua itu membuatku bungkam
Aku tak kuasa menyaksikan keindahan yang Tuhan ciptakan sebegitu meneduhkan
Ternyata benar-benar berada didepan mataku
Kau begitu anggun nan berani

Sesak dada ini saat akupun tau
Bahwa aku hanya bagian kecil dari mereka
Mereka yang hebat, mereka kuat
Mereka benar-benar layak disebut “sahabat”

Ketika keringatku bercucuran
Sedikit tenang berlebihan cemasnya
Ada hembusan angin yang cukup menenangkan
Sapaan darimu, misalnya

Merengek,
Ya mungkin itu yang kulakukan
Saat segala omong kosong terus membual
Tapi aku akan terus berusaha semampuku
Sebisaku
Dan sesuai kesanggupanku
Untuk terus saling memberikan pundak

Kau tau mengapa aku sampai hati melakukan itu ?
Karena kamu bukan hanya sebagai rumah
Tapi kamulah tempat dimana aku dibesarkan
Katanya, rumah adalah tempat dimana seseorang merasa nyaman
Ketika hendak pulang
Semoga kau terus demikian 🙂

Tak usah risau
Jika tak kau temukan hiruk pikuk suaraku lagi disekitarmu
Aku hanya menjaga jarak
Sembari meniscayakan diri
Aku tak ingin rasa jenuh mengubah impian cemerlang itu

Biarkan aku menari sambil melihatmu dari jauh
Aku hanya ingin menghirup udara segar
Sebentar saja
Nanti, jika buah tanganku sudah kugenggam erat
Impianku sudah kucapai dengan singkat
Aku akan kembali untuk mengharumkan namamu lagi

Tunggu aku
Aku akan pulang dan membuat senyummu kembali merekah.

Oleh : S.A merupakan salah satu kader PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan jurusan Tadris Bahasa Inggris.

%d blogger menyukai ini: