EKONOMI KERAKYATAN

Oleh : Ir Gio Vani[1]

Ekonomi artinya sebuah benda yang dapat mencukupi kebutuhan manusia. Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat. Dimana ekonomi rakyat sendiri adalah sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dilakukan oleh rakyat kebanyakan (popular) yang dengan secara swadaya mengelola sumberdaya ekonomi apa saja yang dapat diusahakan dan dikuasainya. Dalam hal ini, perlu di garis bahwai pengelolaan ekonomi kerakyatan yang tepat kita perlu memfokuskan sistem perolehan keuntungan yang hal itu di prioritas kan untuk kehidupan rakyat itu sendiri.

Proses perekonomian masyarakat sebagian besar ditopang dalam sebuah proses jual beli dan hal ini terjadi dalam suatu pasar-pasar tradisional. Namun pada masa sekarang ini, pasar tradisional seringkali dalam proses jual beli lebih cenderung berkurang jika dibandingkan pada masa dimana belum dibukanya pasar-pasar modern atau supermarket dan minimarket yang cenderung mematikan proses perekonomian pasar tradisional. Tentunya perbandingan ini dipengaruhi karena fasilitas pelayanan dan tempat lebih nyaman dan dijamin ketertibannya jika dibandingkan berbelanja di pasar tradisional yang cenderung panas, berdesak-desakan dan tempat atau lokasi yang kurang memadai. Dari gejala ini mayoritas masyarakat modern saat ini lebih asyik membeli dan menikmati pelayanan di pasar modern. Dengan semakin berkurang jual beli di pasar tradisional yang jelas asli warisan para leluhur kita dengan keteguhan nya menjaga budaya dan kekayaan bangsa Indonesia. Tampa kita sadari hal ini mengakibatkan perekonomian masyarakat juga semakin menurun.

Menurunnya perekonomian dan semakin meningkatnya kemiskinan ini terjadi tak lain kecenderungan masyarakat yang hedonis dan selalu instan dalam mengelola sistem keuangan nya. Hal ini juga jelas pengaruh pasar modern yang katanya tempat nya bagus, pelayanan nyaman tidak kumuh dan tempat jual beli yang di hiasi dengan wahana wahana permainan yang membuat konsumen senang. Hal ini sudah menjadi konstruksi mental yang sangat cepat mengubah pola hidup masyarakat menjadi hedonis. Pertanyaan yang mendasar apasih keuntungan? Dan apa saja konstruribusi pasar modern kepada perekonomian negara.? Jika banyak konstruribusinya kepada negara dan masyarakat. mengapa dengan banyak nya pasar modern yang sampai kini terus di kembangkan juga selalu ber iringan dengan kabar modern saat ini masyarakat susah lahan mencari pekerjaan(pengangguran dan kemiskinan,tindak kejahatan semakin meningkat).Kriminalitas merupakan dampak lain dari kemiskinan. Kesulitan mencari nafkah mengakibatkan orang lupa diri sehingga mencari jalan cepat tanpa memperdulikan halal atau haramnya uang yang didapat guna memenuhi kebutuhan. Misalnya saja melakukan perampokan, penodongan, pencurian, penipuan, pembegalan, penjambretan dan masih banyak lagi contoh kriminalitas yang bersumber dari kemiskinan. Kenapa hal ini bisa terjadi. Pernyataan nya mayoritas siapakah pemelik pasar modern, investor Asing atau orang pribumi.?

Isu yang di kembangkan terhadap pasar tradisional, tempat yang kumuh dan kualitas yang tidak layak. Padahal hal ini sudah sering di jelas kan di televisi yaitu “berani kotor itu baik” di pasar tradisional kita di ajarkan begitu dengan situasi yang panas, tempat yang sempit ramai dengan suara tawar menawar tampa disadari hal ini menciptakan energi(membuat pembeli olahraga).dan jelas berguna bagi kesehatan jasmani. Dan juga perlu kita fahami di dalam proses jual beli di pasar tradisional sangat jelas manfaat bagi perekonomian orang pribumi dengan warisan ilmu perdagangan tradisional nya. Mengapa begitu karena kita menjual dan membeli jelas hasil dari itu kita nikmati sendiri hasil nya. Bukan seperti yang terjadi di pasar modern misalnya gaji yang tidak sesuai dengan kinerja yang dilakukan. Tampa kita sadari ini adalah bentuk atau model penjajah baru ahirnya kita hanya menjadi babu atau budak saja. Kapan kita mau sejarahtera kalau kita masih mau menjadi budak mau menjadi alas kaki yang selalu di injak- injak.

[1]Ir Aufklarung (Irwan Giovani Ibrahim) Merupakan Salah satu Kader PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari korp GERANAT (2015). Jurusan MPI .saat ini sahabat irwan menjabat menjadi ketua umum HMPS MPI Periode 2017/2018

 

 

Satu tanggapan untuk “EKONOMI KERAKYATAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: