MALU BERTANYA SESAT DI JALAN

Oleh: Arfan Efendi[1]

            Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT  yang memiliki sifat lupa, seperti dalam hadist Nabi Muhammad SAW. “Al-insanu mahallul khotto’i wannisyan” yang artinya manusia tempatnya salah dan lupa. Nah dari sifat lupanya manusia menanyakan kembali apa menjadi unek-unek dalam fikiran dan hatinya dari yang sudah ia dapatkan dari inderanya, entah dari ia mendengarkan, melihat, mengecap, merasa, dan meraba. Bertanya merupakan hakikat dari manusia dimana manusia mempunyai hasrat ingin tau, rasa kagum, dan rasa penasaran yang tinggi ketimbang dengan makhluk-makhluk lainnya. Namun tidak jarang dari manusia itu tidak mau mempertanyakannya karena alasan malu, tidak punya pertanyaan dsb. Sebenarnya manusia sudah ada bahan pertanyaan yang ingin ia lontarkan, namun terkadang rasa dan malu takut salah masih menghadang dalam hati dan fikirannya, yang menyebabbkan ia merasa iri jika temannya mampu bertanya dan berpendapat  dengan lancar, sedang saya belum bisa.

Malu itu memang sudah ada dan melekat dalam diri manusia, akan tetapi apakah dengan malu kita dapat memperoleh pengetahuan, informasi atau hal baru. Tentunya tidak!!! Penulis mengajak pada kita semua, bagaiman kita menempatkan rasa malu kita pada tempat yang sebenarnya, memang kadang kala kita harus malu, namun ada kondisi yang menuntut kita untuk bertanya. Dari situlah apakah kita tetap saja malu dan memendam dalam hati yang akan menimbulkan suatu kegelisahan sendiri, ataukah kita ingin mencurahkan permasalahan kita. Mari hilangkan rasa malu kita untuk mempertanyakan suatu kebenaran. Agar yang menjadi permasalahan kita dapat teratasi dan kita terbebas dari kegelisahan jiwa.

 

Ingat yang merubah diri kita bukan orang lain, melainkan kita sendiri.

“Malas tertindas, lambat tertinggal, atau berhenti mati”

[1] Arfan Efendi Merupakan Salah satu Anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dari Korp GELOMBANG (2015) Jurusan PGMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: